apakah demokrasi itu adil?

apakah demokrasi itu adil?

Selang satu bulan setengah lagi negara kita Indonesia akan mengadakan pemilu yang biasa dijuluki pesta demokrasi. Jelas sekali disana akan ada pihak yang dipilih dan memilih, dan tentu saja peran saya dan anda adalah pihak yang memilih (terkecuali bapak-bapak dan ibu-ibu yang menjadi caleg akan memerankan keduanya :D). Disini saya gak akan bahas tentang apa itu demokrasi, yg mau tau baca saja disini (http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi). Begitu juga Partai dan Caleg yang dipilih April nanti gak akan dibahas disini (ngapain juga dibahas :p), sekedar info untuk yang ingin tahu bisa akses disini :

- Partai 2009 (http://www.calegindonesia.com/Script/partai.asp) –> tau kan jumlahnya berapa? :D - Caleg 2009 (http://www.calegindonesia.com/Script/result2.asp?kategori=caleg) –> total caleg 7293 orang (busyet.. banyak buener yak..)

okeh… sekarang kembali ke topik..
ini pemisalan saja, mohon dikoreksi kalo salah…
“ada seorang bapak punya 2 orang anak, seorang anak SD dan seorang anak SMA. nah, bapak tadi ngasih duit ke anaknya masing2 rp. 10.000 untuk sekolah perharinya, apakah itu adil?”

Tanpa berpikir panjang bisa dibilang adil karena masing2 berikan jumlah yg sama, namun apabila dipikir secara mendalam hal tersebut tidaklah adil. tanya ken apa? :D Sudah jelas berbeda kebutuhan seorang anak SD yang sekolah dapat ditempuh jalan kaki atau bahkan diantar jemput dengan seorang anak SMA yang harus pergi naik angkutan umum atau berkendaraan sendiri. Itu dari segi transportasi belum dari segi kebutuhan yang lain seperti makan (dapet gak poin nya dari situ :p)

Nah, ini sama halnya dengan sistem coblos (pemilu2 dulu) atau sekarang dengan metode contreng, dimana seluruh warga Indonesia (yg usiany 17+ tentunya) diberikan satu hak pilih.
Dari jutaan warga Indonesia itu ada banyak usia mulai pemuda/pemudi, bapak/ibu, kakek/nenek ada juga berbagai profesi pengusaha, guru, ulama, artis, ilmuwan, karyawan, pelajar, sopir, pengangguran sampai pencopet… :D Dari begitu banyaknya usia dan profesi mereka dinilai sama oleh demokrasi, ya.. mereka memiliki 1 hak pilih termasuk anda dan saya.. :p

masih inget poin pemisalan tadi…
sekarang bandingkan…
apakah adil?

  • seorang pengusaha sukses memiliki ribuuuan karyawan dan membantu negara dengan memberikan lapangan pekerjaan memiliki hak pilih yang sama dengan karyawannya apalagi yang pemalas ato kerjanya ngeblog mulu :p
  • seorang guru besar yang mengajar di banyak perguruan tinggi membantu negara dengan mencerdaskan anak2 bangsa memiliki hak pilih yang sama dengan mahasiswanya apalagi yang kerjanya cuma demo gak jelas malah mengganggu ketertiban.
  • seorang yang dermawan membantu banyak warga miskin memiliki hak pilih yang sama dengan preman-preman yang memeras orang yang kesusahan
  • ada yang mau nambahin? :D

jadi bagaimana?
apakah demokrasi itu adil?

pekerjaan rumah bagi semua (mikir.mikir..mikir…) sampe tidur.. hehehe…
makasih

by. esdynoa

links:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi
- http://www.calegindonesia.com
- http://www.kpu.go.id/

Say your words