berhenti mencaci mari memuji

Banyak sekali kebiasaan buruk yang dimiliki manusia, salah satu kebiasaan buruk itu adalah mencaci / menghina / mencerca.
Itu mah tiga atuh.. hehe… sama ajalah..
Bagi yang terbiasa berkendaraan kemungkinan besar adalah memperhatikan perjalanan / jalan dan sekitarnya.
Saya yang setiap hari pulang pergi menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam suka melihat kendaraan didepan saya.
Disana ditempel bermacam-macam stiker mulai stiker kampus, radio, tv, iklan-iklan dll.
Nah, yang paling banyak adalah cacian atau hinaan. bener gak?
Bahkan tempelan stiker itu seperti saling ejek, seperti ini:

di motor matic (vario,mio,beat,nouvo dll.) berbunyi:
HARI GINI INJEK2 CAPE DEEEEH!

kemudian dibalas dgn motor selain matic (supra,smash,shogun,tiger dll.)
GAK PUNYA GIGI OMPONG DONG!

sebenernya masih banyak lagi variasi kata yang lain, mungkin ada juga di belakang kendaraan anda? :P Apakah itu termasuk hal baik (maksudnya kreatif) atau hal buruk?
ada yang bilang itu kreatif, menurutku sih gak, soalnya kalo mo kreatif ya.. harus yang baik-baik.
Bisa fatal akibatnya karena striker hinaan tersebut dapat dibaca semua orang karena kondisi / tempatnya di jalan raya.
Dan di jalan raya banyak sekali karakter-karakter yang berbeda dalam menilai sesuatu dan tentunya dipengaruhi psikologisnya.
Apabila dalam keadaan biasa atau lagi happy mungkin dapat hinaan sih bisa cuek aja, tapi kalo kondisinya lagi stress mungkin karena usaha gak lancar,
baru dimarahin dikantor, dapat nilai jelek di kampus atau sekolah, baru perang sama pacar / pasangan, maka dengan sedikit sindiran di belakang motor itu.
Bisa saja terjadi sesuatu yang tidak terduga.

sudah ah. hanya melepas unek-unek dan mengajak untuk saling memuji aja.
Ih… yang baca CAKEP deh…
Tuh.. yang senyum2 tambah manis… :D

1 Response so far »

  1. 1

    june said,

    April 2, 2009 @ 6:05 pm

    yupz,,,, kata situ bener banget….
    jangan ampe dech, indonesia ancur gara-gara saling hina.

Comment RSS · TrackBack URI

Say your words